Tauran antar sekolah

selamat datang di bolog saya disini anda akan bisa malihat bayak vidio tauran dan foto- foto
selamat manik mati

klik aja


Jumat, 27 Juli 2012

CDI Yamaha Fino Thailand Ampuh Buat Balap


Pembuktian CDI Yamaha Fino Thailand
Ampuh Buat Balap ?





Gbr. 1



Gbr. 2



Gbr. 3





Hasil Pengujian

CDI : Mio Soul
Power : 8,63 dk / 8.400 rpm
Torsi : 8,99 nm / 5.200 rpm

CDI : Fino Thailand
Power : 8,91 dk / 8.400 rpm
Torsi : 9,12 nm / 5.000 rpm 



Santernya kabar CDI Yamaha Fino Thailand yang sanggup menghantar beberapa pembalap drag dan road race Tanah Air sabet gelar juara, bikin skutiker penasaran keandalan otak pengapian itu dibanding bawaan motor.

Nah untuk menjawab dan buktikan kebenaran serta keampuhan part tersebut, kali ini dites di Yamaha Mio Soul lansiran 2009 milik tim balap YSS RFT Riftech (YRR) yang sudah dibore-up jadi 150 cc dengan knalpot masih standar.


Perbedaan CDI

“CDI Fino Thailand Rp 800 ribu ini tanpa limiter. Bila grip gas dipelintir pada rpm berapapun, mesin gak nahan. Bentuknya sih mirip CDI Mio standar, bedanya kalau CDI Fino ada tulisan Moric. Sedang Mio standar berlabel Yamaha (Gbr. 1),” aku Arif Muttaqin, owner plus kepala mekanik tim Riftech.

Kemudian bila keduanya dibalik, CDI Fino kodenya 5VV-00 9ZB. Sedang pada CDI Mio standar berkode 5TL 10 8 4 N (Gbr. 2). “Eits tunggu dulu. CDI Fino hanya bisa langsung plek pada Mio lama dan Soul. Kalo mo dipasang di Mio Sporty yang lampunya menyatu sama sein (Mio smile), butuh penyesuaian soket kabel,” imbuh pria berpengalaman oprek mesin sejak 1996 ini.

Masih ujarnya. “Kalau CDI Fino diaplikasi pada Mio standar, pada putaran bawah tak jauh beda dengan bawaan pabrik. Tapi setelah putaran menengah hingga atas, lebih ngisi. Namun kalau di motor yang sudah ditune-up atau bore-up, putaran bawah hingga atas lebih terasa nendang.”


Pengetesan

Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan power dan torsinya, dites pakai alat Dynojet milik Sportisi Motorsport di Jl. Tenggiri 4A, Rawamangun, Jaktim (Gbr. 3). Lalu, masing-masing CDI berkesempatan digeber 5 kali run untuk memperoleh hasil tertinggi.

Hasilnya, power CDI Mio Soul 8,63 dk/8.400 rpm dan torsi maksimum 8,99 Nm/5.200 rpm. Sedang CDI Fino power maksimal 8,91 dk/8.400 rpm, torsinya 9,12 Nm/5.000 rpm (lihat tabel). Hal ini menandakan ada peningkatan power sebesar 0,28 dk dan torsi 0,13 Nm.


Kesimpulan

Meski penambahan power dan torsi di atas tidak tinggi (masih di bawah nol koma), namun cukup berpengaruh saat turun di ajang balap. Karena perbedaan sedikit saja, akan mengoreksi waktu dan responsivitas mesin dan jarak tempuh



sumber :http://crtbanyuwangikoaar.blogspot.com/2011/03/pembuktian-cdi-yamaha-fino-thailand.html

FU 2008 drag


FU 2008 juragan pulsa 



Meski mesin sudah 150cc, soal performa Suzuki FU standar masih dianggap kurang ‘nampol’ buat Yogi Arif yang juga distributor pulsa di daerah Jombang, Jatim ini. “Kurang lah, apalagi gue ini speedgoers,” akunya.

Alhasil dari keuntungan usahanya itu, ia perlahan meng-upgrade performa mesin FU-nya.
 
Eits gak sembarang oprek loh! Cuaca di daerah Jombang yang cenderung kemarau jadi pertimbangan Dhidy. “Soal mesin gue agak bingung karena cuaca di Jombang cukup panas, jadi sebisa mungkin gue bikin motor ini lebih ‘kabur’ (kenceng) dari yang lainya...

Bagian pertama yang kena sentuhan, blok silinder diisi seher berdiameter 72 mm. Karena diameter seher membengkak, bagian boring juga ikut menyesuaikan diameter seher tadi. Dengan begitu, angka kompresi melonjak jadi 12,8:1


PWK 28 membuat sistem pengabutan lebih maksimal

Percikan api di ruang bakar lebih besar berkat CDI tanpa nama

“Kompresi gue buat sedemikian rupa guna menghindari jebol mesin. Nggak sampai di situ, kruk as juga dibandul dan dibalance ulang agar performanya maksimal. Oh iya, menyangkut kitiran mesin, berat magnet juga diatur ulang.

Masalah pasokan bahan bakar, pintu keluar masuknya campuran BBM cukup mengadopsi kombinasi klep bawaan standar yakni 21 mm di bagian in dan 19 mm di klep ex.

Knalpot DBS, imbangi Tarikan bawah atas
Masih berhubungan dengan klep, noken as berdurasi 290 derajat jadi pilihan Dhidy. Hal itu bertujuan agar mendapatkan torsi mesin yang maksimal. Artinya, gak terlalu berat di bagian bawah dan gak ‘siem’ di atasnya.

Sedang untuk sistem pengabut bahan bakar, diandalkan karburator tipe Keihin PWK 28. Untuk masalah jeroannya, diisi dengan pilot jet ukuran 45 dan main jet 118.

Ada bensin pasti ada api dong! Nah agar percikan api jadi tambah besar, diaplikasi CDI racing tanpa merek. Sstt! Katanya sih hampir sama dengan buatan CMS lo, hehehe! Terakhir, sebagai sarana pembuang gas sisa pembakaran, knalpot DBS jadi sasaran. “Lumayan, bikin laju motor tambah ngibrit!” terangnya.

Lho, bunyi mesinnya kok, kriinggg....! Hehehe..

Data ModifikasiCDI : Custom 
Seher: 72 mm High Speed
Knalpot : DBS
Karburator : PWK 28
Transmisi: by D2M
Sok belakang : Kitaco



sumber dari :http://crtbanyuwangikoaar.blogspot.com/2011/03/fu-2008-juragan-pulsa.html

satria fu drag , Turun Spek Demi Lawan


Suzuki Satria F-150, Turun Spek Demi Lawan









Aslinya Suzuki Satria F-150 punya Abdul Hamid Manan dari Pulogebang, Jakarta Timur ini, untuk turun di trek 800 meter. Cuma karena enggak ada lawan, Hari Novrian sang mekanik Hari Motor pun terpaksa turun spek.

“Kebetulan ada lawan yang spek-nya di bawah 800 meter. Hasil negosiasi sepakat jadi 600 meter. Pertama memang kalah karena bocor komporesi di head. Ke-2 malah bisa ninggal jauh motor lawan,” bangga mekanik di Jl. H. Naman, Blok R6, Pondok Kelapa, Jaktim.

Diakui Hari, motor tunggangan Dani Tilil ini tak banyak diubah untuk turun spek. Hanya agar mantap akselarasi tanpa mengurangi performa di top-speed. Seperti kompresi, awalnya 12,5:1 buat trek 600 meter naik jadi 13,5:1. Atu bisa dibilang naik satu poin agar putaran mesin bawah jadi lebih responsif.

"Maklum, trek lebih pendek kudu manjakan akselarasi. Apalagi rasio gigi 1 sampai 6 yang digarap koh Nanang Gunawan dari MCC untuk trek 800 meter masih dipakai. Paling gir ganti dari 16/34 jadi 15/35,” ujar mekanik disapa Uda ini.

Untuk bisa ninggalin rival, motor 250 cc setelah bore up juga naik stroke. Pakai piston Scorpio 70 mm dan stroke 66 mm setelah ganti stang piston RX-Z. Cuma harus geser pen kruk-as 9 mm dengan cara pen kruk-as asli diameter 28 mm diganti jadi 22 mm punya RX-Z. Lalu bekas lubang ditambal daging sambil dibuatkan lubang pen baru.

“Paking atas pakai standar 1 lembar. Paking bawah selain diganjal pelat aluminum 2 cm juga ditambah paking standar 1,5 mm,” ulas bapak dua anak ini.

Gabungan bensol biru, Pertamax dan udara dari karbu NSR SP reamer jadi 32 mm dengan spuyer 135/50. Buka-tutup diatur klep Thunder 125 yang punya ukuran 26 mm (in) dan 23 mm (ex).Diimbangi durasi kem 260 derajat baik untuk klep in maupun out.


Kampas Kopling Suzuki RGR

Komponen vital penentu kemenangan motor garapan Hari Novrian adalah kampas kopling. Tanpa didukung peranti mumpuni ini, tenaga motor hasil pembakaran akan percuma. Lantaran tenaga yang ditransfer tidak sepenuhnya dapat memutar roda belakang.

“Khusus untuk Satria F-150 ini, dipercayakan pada kampas kopling punya Suzuki RGR150. Selain memiliki material lebih kuat, penampang permukaan kampas juga lebih lebar. Risiko kampas selip jauh dari bayangan,” ujar Hari yang mempercayakan knalpot custom Joko Exhaust untuk pipa gas buang.

Dibanding aslinya, jika dipakai untuk balap biasanya tapak kampas gampang lepas. Selain itu umur pakai juga enggak bisa dipakai lebih dari 2 kali turun.

sumber : http://crtbanyuwangikoaar.blogspot.com/2011/03/turun-spek-demi-lawan.html

satria drag fu Body standart 7,2 detik!

Body standart 7,2 detik! 



Suzuki Satria FU150 ini pernah berjaya di  Monas (Jakpus), Pondok Indah (Jaksel), Bintaro (Jaksel), Kebon Nanas (Kebayoran Lama) dan sebagainya? Dulu grafisnya merah putih jawara ‘trek malam hari’? 


Sekarang dah ganti penampilan lewat permainan cutting stickernya Nineworks Graphic di daerah Tanah Kusir, Jaksel. Pemilik motor ini Reza Tofani yang juga berdomisili di Tanah Kusir, Jaksel. 


Hyper underbond Reza itu udah banyak  mempecundangi Honda CBR korekan, bebek bore-up, Yamaha RX-King, Scorpio atau motor setipe (Satria FU). Kadang juga suka tarung sama Kawasaki Ninja 250R.


Malah lari motor ini pernah diukur pakai Vericom milik AHRS oleh rekannya dari Bandung, catatan waktu buat menempuh jarak 201 meter hanya butuh 7,2 detik. Makanya wajar bila di kalangan speedgoers, motor ini dijuluki ‘Satria Setan’ atau ‘Satria Siluman. Wekkss..!?

Otak pengapian mengandalkan BRT Dualband tipe TR ( Tune up / racing)

Oh ya, Reza juga suka iseng menantang jagoan balap malam di Jakarta dan sekitarnya. Lawannya kebanyakan mengusung korekan mesin full spek. Namun bisa ia taklukkan, lalu setelah itu menghilang tanpa jejak. Tanpa si lawan tahu siapa pemilik motor dan seperti apa oprekan mesinnya.


Tampang, si Setan Siluman tak menandakan kalo ini motor kencang. “Karena gak ada yang istimewa dari tampilannya. Kayak motor standar aja. Bodi masih bawaan pabrik. Hanya setang jepitnya diganti Ride It dan pakai foot step R Pro,” urai Reza. Plus knalpot free flow hasil custom antara produk HMF (header) dan DBS (silencer).


Tapi kalau dibedah daleman mesinnya, baru deh ketahuan belangnya, eh, keistimewaannya. Ternyata kapasitas dapur pacunya sudah tidak perawan lagi, Cuy! Menurut Reza, piston pakai punya Yamaha Scorpio berdiamter 72 mm (standar Satria FU 62 mm). Lalu pin kruk as diganti yang beroffset 2 mm, atau tenar disebut pin stroker.

Karburator PE28 Dengan kombinasi Spuyer 55/155 (pj/mj)

Alhasil langkah piston yang semula hanya 48,8 mm (standar), melonjak jadi 52,8 (naik 4 mm). Nah, kalau dihitung pakai rumus volume silinder, artinya kapasitas mesin sekarang jadi 214,8 cc. Weleh..weleh..!

Namun agar pucuk piston tidak menghajar kepala silinder lantaran strokenya naik, paking blok silinder bagian bawah diganti yang pakai yang tebal 2 mm.


Oh iya, masih kata Reza, dengan pemakaian piston berdiameter besar, mau tak mau boring standar kudu diganti yang lebih gede. 

“Gue pakai liner mobil diesel, Taft. Tapi konstruksinya gue ubah sedikit menganut semacam nat pada ujung atas maupun bawah. Tujuannya agar liner tak mudah miring atau melintir,” papar pria kelahiran 35 tahun yang lalu ini.

Saluran gas buang hasil custom header HMF dengan silincer DBS

Usai dibore-up dan distroke up, bagian kubah silinder ditata ulang. Diameter kubah diperlebar menyesuaikan diameter piston. Lalu skuis dibikin jadi 13º. Sementara head  sengaja tak dipapas lantaran menimbang motor masih buat harian dan kerap diajak turing ke luar kota.

“Kompresi gak  mau terlalu tinggi. Biar masih bisa pakai Pertamax campur Premium. Tapi kalau untuk balapan gue pakainya Pertamax Plus,” tukas Reza.


Untuk membesarkan pasokan campuran gas ke ruang bakar, Reza menukar karburator standar pakai PE28. Spuyernya disetting ulang dengan memperbesar ukuran pilot jet 5 step dari standar bawaan PE28, yakni 55. Sedang main jet dibiarkan pakai standar PE, yaitu 155.


Sebelumnya, saluran masuk diporting polish kurang lebih 1 mm. Sementara lubang buangnya diperbesar pada bagian yang mengarah klep, sehingga bentuknya jadi agak menirus. Tak cukup sampai di situ, noken as diganti berdurasi tinggi lansiran Kawahara. “Gue pakai yang durasi 280º. Trus, shimnya diganti dengan settingan clea­rance klep in jadi 0,20 mm, sedang outnya 0,30 biar putaran mesin bisa lebih tinggi,” papar Reza.


Data Modifikasi
Piston: Yamaha Scorpio (72 mm)
Pin stoker: 2 mm
Boring: Taft diesel
Bore x stroke: 72 x 52,8 mm
Kapasitas sekarang: 214,8 cc
Noken as: Kawahara, durasi 280º
Clearance klep in/out : 0,20 & 0,30 mm
Per klep: Standar diganjal ring 2 mm
Karburator: Keihin PE 28
Pilot jet: 55
Main jet: Standar PE (155)
Knalpot: Silencer DBS
CDI: BRT 
Kampas kopling: Daytona
Per kopling: Ellio

sumber :http://crtbanyuwangikoaar.blogspot.com/2011/03/body-standart-72-detik-suzuki-satria_21.html

motor tercepat di indonesia (asli diler )



10 besar motor tercepat di Indonesia…!!!

Berapa top speed motormu.. ? adalah kalimat “pertanyaan” yang biasa atau paling enggak dalam hatipun pasti kita akan bertanya kala membicarakan masalah motor… Berikut daftar 10 besar motor tercepat di Indonesia ,dimana pengelompokan berdasarkan besaran tenaga yang dikeluarkan (power) dan berat dari motor itu sendiri…..
Dalam kondisi standart maka akan kita lihat diatas kertas berapa kira2 kecepatan puncak yang bisa diraih masing2 merk motor 4 tak  itu…
Berikut dikelompokkan berdasarkan kubikasi.. motormu yang mana..?? :mrgreen:
Yang matic gak mau kalah………… :lol:

new vixion 2012


new vixion 2012



motor vixion
Rakyat Bikers, selagi iseng buka koleksi download lama (sekitar 1 tahun lalu), saya temukan gambar yg cukup menarik ! Bagaimana kalo penampakan The All New Yamaha Vixion seperti gambar berikut ?? Apakah sesuai dengan spyshoot yg beredar di dunia maya ???  kalau benar begini kelak penampakannya — 2 thumbs up buat Yamaha !!!!!

Senin, 18 April 2011

smaker bergoyang 1

video

smaker bergoyang....
yg di pernakan oleehhh....
kls : x-8

jika inginn mengundang...
hub : 087759255377
di jaminnn ada akan terhiburrr... !

Selasa, 06 Juli 2010

SUPRA X DRAK MODIF



SUPRA X
PELENG : TDR RECING TEAM
KARBURATOR : NSR SP'
SEKER : THUNDER
TOTOK DEPAN : HONDA BEAT
GAS KONTAN : TDR RECING TEAM
KAMPAS KPLING :STRIA F 160
CDI : STANDT
KNALPO : NYILEH DUDUT...WKWKWKWKW.......

DI JUAL 8.500.000
BAGI YG BERMINAK HUB 087858992245


kawasaki zx modif






kawasa zx 130
PELENG DEPAN : VARIO
PELENG BLAKANG : STANDAT
SPIDO METER DAN RPM : FARIASAI
CAKRAM : BREMBO
STANG STER :ORI
DI JUAL
HARGA NEGO
BAGI YG BERMINAT HUB 087858992245